Selasa, 21 Maret 2023

MARHABAN YA RAMADHAN

 

MARHABAN YA RAMADHAN

Oleh : Andri Dian Suandri, S.Pd.I

Waktu terus berjalan seiring dengan perputaran bumi pada matahari. Hari terus berganti menandakan bumi perputar pada porosnya. Kemahakuasaan Allah SWT mendorong kita untuk mengakui zat yang maha tinggi. Tidak ada yang mampu menandinginya, Dialah yang mengatur segala sesuatunya dengan indah dan seimbang. Dari sini tumbuh subur rasa takjub dan mendorong kita untuk mensyukurinya dengan penuh kerendahan.

Tidak terasa sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci ramadhan. Bulan mulia nan istimewa, bulan yang didambakan oleh seluruh kaum muslimin dipenjuru dunia, bulan yang memiliki daya tarik tersendiri karena di bulan ini mengandung banyak pesan dan hikmah. Kerinduan untuk berada di bulan ramadhan terus tumbuh dan dipupuk sejak bulan rajab. Berbagai upaya dilakukan agar bisa sampai ke bulan ramadhan. Selain do’a, upaya mengupgrade seluruh potensi yang dimiliki berupa jasad, akal maupun hati terus dilakukan.

 Dibulan ramadhan  ditunaikan berbagai ibadah dengan pahala berkali lipat. Di dalamnya berkumpul seluruh kebaikan. Didalamnya diterima setiap hajat manusia, didalamnya diampuni segala dosa yang pernah dilakukan manusia dan didalamnya pula disiapkan syurga ar royan bagi orang yang berpuasa.

Orang mukmin yang kuat imannya berlomba-lomba melakukan berbagai amaliah positif yang bermanfaat untuk sesama. Mengeluarkan sebagian rezeki berupa zakat, infaq dan sedekah, membantu orang lain yang membutuhkan dengan tenaga maupun fikiran, saling berkunjung mengukuhkan ikatan persaudaraan, membiasakan shalat berjamaah juga meningkatkan intensitas tilawah Al Quran, mentadabburi, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ramadhan memang memiliki magnet tersendiri dibanding dengan bulan yang lainnya. Keberkahan hadir bukan hanya untuk orang mukmin namun untuk seluruh manusia dimuka bumi. Begitu gegap gempita masyarakat muslim menyambut bulan suci ini, mereka meyakini bahwa bulan ramadhan merupakan tamu Allah SWT yang harus disambut dengan gembira. Dan kebahagiaan itu merupakan cikal bakal hadirnya rasa syukur atas segala karunia-Nya.

Berbagai kalangan jauh-jauh hari merencanakan program dalam rangka menyambut dan mengisi bulan suci ramadhan. Para kiyai, ustad dan santri di pesantren sibuk dengan memperdalam ilmu agama, mereka tidak ingin melewatkan bulan ramadhan ini dengan sia-sia sehingga kegiatan belajar dengan sistem pasaran kitab maupun sorogan menjadi lumrah bahkan sebuah keharusan. Para pelajar di sekolah, dewan guru juga mahasiswa sibuk dengan mengadakan berbagai kajian seputar ramadhan, bakti sosial maupun santunan anak yatim. Para pelaku usaha sibuk mengamati dan menghitung peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan selama bulan ramadhan karena itu adalah momen terbaik untuk meningkatkan omset penjualan, termasuk  masyarakat biasa tidak mau ketinggalan untuk memanfaatkan momen tersebut sehingga tiak heran jika di bulan ramadhan menjamur para pedagang dadakan, pun dengan para pegiat literasi sibuk dengan aktifitasnya membuat berbagai tulisan yang mampu membangkitkan semangat dalam rangka mengisi bulan ramadhan.

Dalam rangka menyambut bulan ramadhan, setidaknya ada empat persiapan yang harus dilakukan oleh seorang muslim diantaranya:

Pertama, persiapan maknawiyah (moral). Artinya menyiapkan jiwa dan mental kita dalam menyambut bulan Ramadhan, yaitu menghadirkan perasaan rindu dan gembira dengan kehadirannya. Bukanlah seorang yang beriman bila menganggap ramadhan sebagai beban atau belenggu yang mengekang kebebasan. Hanya setanlah yang merasa terbelenggu dengan kehadiran ramadhan. Lantaran tidak dapat menggoda manusia dengan leluasa. Ramadhan adalah karunia Allah SWT yang sangat khusus, dan karena itu kita mesti bergembira dengan kedatangannya. Perintah bergembira menyambut bulan ramadhan terdapat dalam al Quran surat Yunus ayat 58 yang artinya : “Katakanlah :”Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.”

Ibnu Rajab Al-Hambali berkata :”Sebagian salaf berkata :”Dahulu mereka (para salaf) berdoa kepada Allah selama enam bulan agar mereka dipertemukan lagi dengan ramadhan. Kemudian mereka juga berdoa selama enam bulan agar Allah menerima (amal-amal sholih di ramadhan yang lalu) mereka”.

Kedua, persiapan Fikriyah artinya memperdalam pemahaman tentang fiqhus siyam (fiqih puasa) dan segala hal yang berkaitan dengan ramadhan. Mengikuti berbagai kajian keislaman agar menambah wawasan yang berdampak kepada sikap bijak dan toleran. Akal yang dianugerahkan Allah kepada manusia mesti digunakan sebaik-baiknya. Akal merupakan kelebihan yang diberikan Allah SWT kepada Manusia. Dalam surat Al Israa’ ayat : 70 Allah berfirman yang artinya : “Dan sesungguhnya telah kami muliakan anak-anak adam, kami angkat mereka di daratan dan dilautan, kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan kami lebihkan yang sempurna atas kebanyakan makhluq yang telah kami ciptakan.”

Berbagai fenomena yang terjadi dimasyarakat berkaitan dengan puasa perlu dicerna dengan akal kemudian di selaraskan dengan al-Quran dan al Hadits.  

Ketiga, persiapan jasadiyah artinya orang yang berpuasa itu menahan makan, minum dan jima sepanjang hari maka dibutuhkan jasad yang prima agar kuat berpuasa. Walaupun kuat tidaknya puasa tergantung niat, namun kesehatan jasad sangat penting untuk menopang keberhasilan dalam berpuasa.

Berbagai upaya dilakukan untuk menjaga fisik agar tetap sehat seperti rutin berolahraga, minum air bening minimal delapan gelas setiap hari dan konsumsi makanan yang bergizi. Allah berfirman dalam surat Al-Qhashas ayat 26 :”Karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat fisiknya lagi dapat dipercaya.” Dengan fisik yang kuat maka melaksanakan puasa sebulan penuh akan lebih sempurna.

Keempat, persiapan maliyah (finansial). Harta merupakan salah satu komponen penting ketika kita akan melaksanakan puasa. Harta berfungsi untuk kesempurnaan ibadah mahdhah, memelihara dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, meneruskan estafet kehidupan, menyelaraskan antara kehidupan dunia dan akhirat. Orang yang berpuasa setidaknya harus menyiapkan makanan dan minuman untuk sahur dan berbuka. Dan untuk mendapatkannya dibutuhkan harta. Harta didapatkan dengan ikhtiar maksimal dan cara yang halal.  

Dari keempat persiapan inilah akan membuat seseorang sempurna dalam menyambut kehadiaran Ramadhan serta mengisinya dengan maksimal. (And)

Rabu, 15 Maret 2023

JALAN RUSAK SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB ?

 

 

JALAN RUSAK SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB ?

Oleh : Andri Dian Suandri, S.Pd.I


Jlag - jlig - jlug, dag - dig - dug. Saat ini perjalanan dari arah Palasah menuju Talaga terasa lama dan melelahkan. Butuh sekitar dua jam atau lebih untuk sampai ke tempat tujuan. Padahal biasanya hanya ditempuh satu sampai satu jam setengah. Penyebabnya yaitu jalan yang rusak cukup parah mulai dari Maja sampai Talaga, terutama daerah Cimeong Kecamatan Banjaran.

 Dijalur tersebut terdapat sejumlah kubangan di tengah jalan yang merata hampir menutupi badan jalan. Sehingga para pengguna jalan terutama roda dua harus ekstra waspada dan hati-hati, serta harus mengurangi kecepatan hingga 10km/jam. Sebab jika tidak maka dipastikan bisa terjatuh mengingat kondisi lubang yang ada di tengah jalan cukup lebar dan dalam.

"Lubangnya semakin besar dan banyak, soalnya selain belum diperbaiki, jalur ini cukup ramai kendaraan termasuk truk-truk yang mengngangkut batu." Ucap salah seorang warga Cimeong.

"Akhir-akhir ini memang luar biasa parahnya kondisi jalan Talaga menuju Majalengka kota. Saya setiap hari berangkat ke Majalengka untuk mengajar, untungnya saya sudah terbiasa dan tau  medan jalan yang harus dilewati dan dihindari, yang paling kasihan mereka yang tidak tau medan dan  akhirnya banyak yang terperosok." Ucap Salim warga Margamukti.

Perjalanan menuju Talaga memang cukup menantang, selain medan yang terjal juga diapit oleh jurang dan tebing disebelah kanan dan kiri. Banyak kelokan yang cukup tajam serta sebagian jalan yang sempit karena terdapat bekas longsoran. Untung saja pemandangan disepanjang jalan sangat indah dan menawan dengan hembusan udara yang sejuk sehingga rasa lelah dan capek sedikit terobati.

Penyebab jalan rusak tentu berbagai faktor, selain karena sudah cukup lama tidak ada perbaikan, kalaupun ada hanya tambal sulam, kondisi tanah yang labil, dilewati oleh kendaraan besar yang membawa batu dan kayu, serta akhir-akhir ini curah hujan yang cukup tinggi sehingga mengakibatkan jalan menjadi tergenang. Hal ini terpantau dari data papan informasi Badan Meterologi dan Geofisika (BMKG) Jatiwangi tertanggal 27 Februari 2023. Pada pukul 13.00 Wib wilayah Kabupaten Majalengka diguyur hujan sedang dengan suhu mencapai 30 derajat. Dan pada pukul 16.00 Wib kembali hujan sedang berlangsung sampai beberapa hari berikutnya.

Lantas timbul pertanyaan, siapa yang bertanggung jawab terhadap kerusakan ini ? apakah masyarakat sekitar jalan, para pengendara yang melewati jalur tersebut, pemerintah daerah atau pemerintah provinsi ?

Berbagai upaya tentu sudah dilakukan oleh sebagian warga yang lokasinya dekat dengan jalan raya temasuk menimbunnya menggunakan material tanah atau brangkal. Bahkan mereka bahu membahu menutup lubang dengan semen dan pasir, namun cara tersebut kurang efektif berhubung kerusakannya banyak. Selain itu intensitas hilir mudik kendaraan cukup padat sehingga menyulitkan warga untuk memperbaikinya. Akhirnya sebagian warga dan pengendara memposting kondisi jalan yang rusak melalui medsos seperti akun Tik Tok, FB, IG, youtube dengan harapan ada perhatian dari pemerintah.

Upaya ini dilakukan karena terinspirasi oleh tayangan video viral tentang jalan yang rusak di daerah Rengasdengklok Kabupeten Karawang. Tayangan tersebut memperlihatkan beberapa pemuda yang berdialog dengan bapak Uu Ruzhanul Ulum sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat untuk menagih janji perbaikan jalan yang sudah diprogramkan ketika kampanya. Salah satu programnya yaitu Jalan Mulus (JAMU), namun kenyataannya tidak sesuai dengan harapan. Video tersebut bisa dilihat di akun IG : @ruzhanul. Kemudian beliau menerima kritikan tersebut dan berjanji akan mengupayakan perbaikan jalan secepatnya yang ditandai dengan perjanjian kesepakatan diatas kertas.

Dari unggahan tersebut ternyata membuahkan hasil. Pada akun IG : @ridwankamil beliau menyampaikan bahwa tahun 2023, sekitar 71 ruas jalan di Jawa Barat segera diperbaiki. Januari-Maret adalah jadwal pelelangan proyek. 71 ruas jalan tersebut dibagi dalam 69 paket pekerjaan dan sebagian besar masuk dalam klasifikasi pemeliharaan berkala. Total panjang ruas jalan mencapai 353,822 kilometer yang akan diperbaiki dengan klasifikasi pemeliharaan berkala, pelapisan kembali atau _overlay_dengan hotmiks.

Sementara untuk perbaikan ruas jalan Majalengka-Cikijing, bapak Bupati Majalengka telah menerima surat dari pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan VI. Surat tersebut telah langsung disampaikan ke Polres Majalengka, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dan dinas Perhubungan Majalengka.

“Jadi, kerusakan jalan Provinsi Jawa Barat yang berada di wilayah Kabupaten Majalengka benar akan segera diperbaiki”. Ujar Agus kepada media, Senin (13/3/2023)

Hal ini seusai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan. Jalan kabupaten terdiri atas jalan kolektor primer yang tidak termasuk jalan nasional dan provinsi. Jalan penghubung antara Majalengka - Cikijing termasuk jalan provinsi dan yang bertanggung jawab tentu Gubernur atau pejabat yang ditunjuk. Sementara lembaga yang bertanggung jawab terhadap perbaikan jalan ialah Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan VI. Lembaga ini mempunyai tugas yaitu melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah dan tugas pembantuan di bidang pekerjaan umum, penataan ruang dan pertanahan.

Bagi masyarakat yang ingin melaporkan tentang kerusakan jalan bisa juga melalui situs resmi lapor.go.id dan aplikasi Jalan Kita. Jalan Kita merupakan aplikasi yang dibuat oleh Direktorat Bina Teknik Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR. Dengan aplikasi ini diharapkan masyarakat ikut andil dalam pelaporan tentang kondisi jalan yang rusak.

Akhirnya kita sebagai warga negara harus proaktif dengan kondisi lingkungan sekitar. Selain itu kita dituntut untuk meningkatkan literasi informasi agar harapan atau keinginan kita sejalan dengan program pemerintah dan bisa direalisasikan secepatnya. Hal ini untuk kemaslahatan bersama serta dapat meminimalisir kecelakaan yang sering terjadi dan memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat. (And)

MARHABAN YA RAMADHAN

  MARHABAN YA RAMADHAN Oleh : Andri Dian Suandri, S.Pd.I Waktu terus berjalan seiring dengan perputaran bumi pada matahari. Hari ter...